Daftar Mal Pemicu Kemacetan Jakarta

Posted: 05/10/2010 in News
Pembangunan pusat perbelanjaan atau mal yang tidak terkendali diduga sebagai salah satu pemicu kemacetan di kota Jakarta.

Bahkan seluruh mal di Jakarta dinilai sebagai penyumbang atau bahkan pemicu kemacetan parah lalu lintas di sekitar kawasannya. Untuk itu, Pemprov DKI diminta menegakkan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) tentang lalu lintas.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator TMC (Traffic Management Centre) Polda Metro Jaya Kompol Indra Jafar. Menurut dia, semua mal yang ada saat ini menjadi biang macet, karena lokasi akses masuknya berdekatan dengan jalan raya.

Bila lokasi mal terletak di persimpangan jalan, menurut dia, kemacetan menjadi lebih parah. “Saat ini, hampir setiap akses pintu dan keluar mal menjadi konsentrasi massa yang berdampak kepada kemacetan lalu lintas,” kata Indra.

Dugaan mal sebagai penyebab kemacetan itu bukan tidak beralasan. Sebab, menurut Indra, setiap hari banyak laporan keluhan dari masyarakat, khususnya pengguna jalan ke TMC, terkait dampak penyempitan dan penumpukan kendaraan di jalur-jalur yang lokasinya terdapat pusat perbelanjaan atau mal.

Ia menuturkan, sejumlah pusat berbelanjaan atau mal yang menjadi sumber kemacetan antara lain, Plaza Semanggi, Pejaten Village, Grand Indonesia, Mall Taman Anggrek, ITC Ambasador, Cibubur Junction, Cilandak Town Square, Tamini Square, Mal Ciputra, Atrium Plaza, ITC Mangga Dua, Blok M Plaza, Pasaraya Manggarai, dan Ramayana Kramatjati.

“Masih banyak mal lainnya yang kerap dikeluhkan masyarakat, karena kemacetan itu disebabkan akses masuk dan keluar mal yang bersinggungan dengan jalur-jalur protokol,” ujar dia.

Belum lagi, dia melanjutkan, banyak pusat perbelanjaan dan mal tidak memiliki fasilitas jalan untuk akses pintu masuk dan keluar, serta tidak memadai lahan parkir bagi para pengunjung.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya telah melakukan berbagai upaya, salah satunya meminta pengelola mal untuk menutup akses pintu masuk yang lokasi berada di jalur-jalur protokol.

“Setelah Plaza Semanggi, dan Pejaten Village yang masih dalam proses penutupan, kini ada beberapa mal yang tengah menjadi target untuk dilakukan kajian ditutupnya akses pintu masuknya, seperti mal Taman Anggrek, Ambasador, dan Grand Indonesia,” katanya.

Ia juga terus berkoordinasi dengan pengelola mal. Selain itu, pihaknya berharap pengelola mal dapat bersikap kooperatif seperti Plaza Semanggi.

“Karena memang banyak keluhan yang masuk ke TMC, jika ruas-ruas jalan seperti Thamrin, S Parman, Prof Satrio, dan Gatot Subroto, yang terdapat tempat akses masuk mal yang menjadi sumber kemacetan,” ujar dia.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Boy Rafli Amar, meminta Pemprov DKI Jakarta untuk tidak terlalu longgar memberikan izin pembangunan dan wajib menegakkan Amdal tentang lalu lintas seperti yang tertuang dalam Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

“Jadi sudah sepatutnya pembangunan mal saat ini perlu mengantongi izin tersebut, jangan sampai ketika pembangunan mal itu malah menjadi sumber kemacetan,” ujarnya.

Ia menilai banyak akses masuk pintu mal yang menjadi biang kemacetan di jalur-jalur protokol. Hal itu merupakan dampak dari pembangunan mal yang tidak mengantongi izin analisis dampak lalu lintas.

“Seharusnya sebelum mendapatkan izin membangun, pihak pengelola harus mengajak pihak kepolisian (Ditlantas), Dishub, dan Dinas PU untuk membahas dan menganalisis dampak dari lalu lintas dan rekayasa jalan,” tuturnya.

Boy pun kembali mengimbau agar kegiatan pembangunan mal di Jakarta sebaiknya dibatasi dahulu, karena sudah terlalu banyak dan selalu menjadi simpul kemacetan.

Seperti diketahui, Juni 2009 terdapat 364 pusat perbelanjaan baru dan 57 di antaranya dibangun di Jakarta Selatan.

Sumber : vivanews.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s